Senin, 07 November 2011

FENOMENA-FENOMENA ALAM



Ø  Ø  PETIR

Petir merupakan gejala alam yang bisa kita analogikan dengan sebuah kapasitor raksasa, dimana lempeng pertama adalah awan (bisa lempeng negatif atau lempeng positif) dan lempeng kedua adalah bumi (dianggap netral). Seperti yang sudah diketahui kapasitor adalah sebuah komponen pasif pada rangkaian listrik yang bisa menyimpan energi sesaat (energy storage). Petir juga dapat terjadi dari awan ke awan (intercloud),dimana salah satu awan bermuatan negatif dan awan lainnya bermuatan positif.

Petir terjadi karena ada perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya. Proses terjadinya muatan pada awan karena dia bergerak terus menerus secara teratur, dan selama pergerakannya dia akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga muatan negatif akan berkumpul pada salah satu sisi (atas atau bawah), sedangkan muatan positif berkumpul pada sisi sebaliknya. Jika perbedaan potensial antara awan dan bumi cukup besar, maka akan terjadi pembuangan muatan negatif (elektron) dari awan ke bumi atau sebaliknya untuk mencapai kesetimbangan. Pada proses pembuangan muatan ini, media yang dilalui elektron adalah udara. Pada saat elektron mampu menembus ambang batas isolasi udara inilah terjadi ledakan suara. Petir lebih sering terjadi pada musim hujan, karena pada keadaan tersebut udara mengandung kadar air yang lebih tinggi sehingga daya isolasinya turun dan arus lebih mudah mengalir. Karena ada awan bermuatan negatif dan awan bermuatan positif, maka petir juga bisa terjadi antar awan yang berbeda muatan
.( http://archive.kaskus.us/thread/5274750)

Ø  RED TIDES
             
Red Tides merupakan sebuah fenomena alam air laut yang berubah warna menjadi merah yang disebabkan oleh fitoplankton. Red Tides dapat menyebabkan kematian massal biota laut, perubahan struktur komunitas ekosistem perairan, keracunan dan juga bisa menyebabkan kematian pada manusia. Ini terjadi dikarenakan fitoplankton tersebut mengeluarkan racun.
Faktor yang mempengaruhi fenomena Red Tides yaitu termasuk suhu permukaan laut yang hangat, salinitas rendah, kandungan gizi yang tinggi, dan laut yang tenang. Selain itu, fitoplankton tersebut dapat menyebar dengan jauh oleh angin, arus, dan badai.
(http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3967811)

Ø  ICE CIRCLE
      
Ice Circle atau lingkaran es adalah sebuah fenomena yang muncul pada air yang memiliki arus lambat di iklim dingin. Bentuknya menyerupai piringan raksasa yang terdiri dari es dan berotasi secara lambat di permukaan air.
Ice Circle umumnya muncul pada kelokan sungai dimana arus air yang berakselerasi menciptakan sebuah kekuatan yang disebut " rotational shear ", yang kemudian mematahkan bongkahan es dan memutarnya.
Sejalan dengan perputaran piringan itu, ia menggiling es di sekelilingnya sehingga menjadi halus dan membentuk lingkaran sempurna. Fenomena ini walaupun sudah teridentifikasi penyebabnya, namuntetapmerupakankejadian yang langka.

Ø  Ø  SUN DOGS

Fenomena Sun Dog (Sundog) yang kadang juga disebut dengan Parhelion adalah sebuah fenomena ketika kita bisa melihat adanya kumpulan cahaya tambahan di kedua sisi matahari. Kadang, kumpulan cahaya ini bisa terlihat seperti bola yang membuat kita berpikir kalau cahaya ini adalah matahari tambahan.
Fenomena ini hanya terjadi pada kondisi atmosferik yang sangat langka. Sun Dog terjadi ketika cahaya matahari bersinar menembus kumpulan es kristal hexagonal yang tersusun secara horizontal di langit yang mengakibatkan cahaya itu dibelokkan dengan sudut minimum 22 derajat.( http://www.terbaca.com/2010/07/fenomena-matahari-kembar-sun-dog-dan.html)

Ø  Ø  MATAHARI HITAM
            
Black Sun adalah fenomena yang terjadi pada musim semi dan musim gugur ketika kawanan besar jalak hitam berkumpul membentuk pola di langit. Ketika predator tiba, mereka tertarik ke lokasi, hal itu menyebabkan kegilaan jalak untuk membuat bentuk-bentuk yang besar Sebenarnya lebih tepat disebut fenomena Black Bird Flyng. (http://xnews-hawkson-blogmisteri.blogspot.com/2010/03/hitam-black-sun-fenomena-matahari.html)

Ø  Ø  PELANGI API

            

Femonena atmosfer yang dikenal dengan circumhorizon arc atau Fire Rainbow (pelangi api), akan muncul ketika matahari berada tinggi (lebih dari 58 derajat diatas horizon). Cahaya matahari menembus lurus dan menyinari awan cirrus, sehingga menghasilkan semacam lempengan kristal segi enam dan membentuk efek prisma. Sehingga terlihat pelangi yang berbentuk seperti api. 
Dalam bahasa ahli meteorologi dan fisikawan, Fire Rainbow (pelangi api) diketahui sebagai circumhorizontal busur simetris yang lebih rendah 46 derajat busur piring atau hanya CHM pendek. Dalam bahasa ilmiah, itu diklasifikasikan sebagai 'Es Halo'. Nama lain untuk fenomena circumhorizon busur dan simetris lebih rendah 46 ° piring busur. Istilah “api pelangi” juga telah digunakan untuk menggambarkan fenomena ini, walaupun benar berbicara busur bukan merupakan pelangi. Hal ini dihasilkan oleh pembiasan (memperlambat cahaya) dalam kristal es ditempatkan dalam awan tipe khas disebut 'Cirrus Clouds'.Lingkaran penuh pada pelangi api adalah kumpulan dari berbagai warna, terlihat sejajar dengan cakrawala di hadapan awan cirrus.
Sebab jika pelangi api terbentuk, Matahari selalu berada tinggi di langit
,sering diamati berada pada sudut elevasi dari 58 derajat atau lebih. Juga diperlukan adalah awan cirrus yang memiliki sejumlah besar berbentuk lempengan kristal es. bahwa pelangi api tidak terlihat pada posisi utara 55 derajat Lintang Utara atau Selatan dari 55 derajat Lintang Selatan.Ada sebuah mitos bahwa halo jarang. Seberapa sering itu dilihat tergantung pada lokasi dan, khususnya, lintang.
Peristiwa pembiasan ini menciptakan sudut 90 derajat antara masuk dan keluar sinar sinar yang menghasilkan sekelompok warna yang tersebar baik dipisahkan dan terlihat dengan jelas. Seperti berbentuk kristal, jika berorientasi pada sudut tertentu terhadap Matahari dan pada ketinggian yang tepat membentuk pelangi api.


Ø  Ø  LANGIT TERBELAH


Crepuscular Ray(Langit Terbelah) adalah suatu fenomena alam ketika cahaya matahari terlihat beradiasi dari satu titik tertentu. Radiasi cahaya ini bisa terjadi karena cahaya matahari masuk melewati celah-celah di antara awan atau objek lain dan biasanya terlihat menjelang matahari terbit atau tenggelam.
Anticrepuscular Ray adalah berkas sinar yang mirip dengan Crepuscular,namun terlihat berada di tempat yang berlawanan dari matahari.

Cahaya ini terjadi ketika Crepuscular Ray yang muncul dari matahari terbit atau tenggelam terlihat mengalami Konvergensi ulang di Titik Antisolar (Titik langit yang berlawanan dengan arah matahari).


REFERENSI

·         www.google.co.id





0 komentar:

Posting Komentar